Gadis Desa Mengaku Ditelanjangi LSM

https://i0.wp.com/batam.tribunnews.com/foto/berita/2010/10/18/17-2-2009-nastelanjang1.jpg

Ilustrasi

ARGA MAKMUR – Apes dialami seorang gadis desa, MM (18), warga Desa Taba Baru Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Saat sedang berpacaran dengan teman lelakinya, Suardi, di Desa Gunung Sari, Rabu (5/5), dia didatangi 2 orang pria, Si dan Ek, warga Desa Taba Baru yang mengaku anggota LSM di BU. MM ngaku sempat ditelanjangi. Celananya ditarik dan dibuka oleh Si.

Seperti dituturkan MM kepada RB kemarin, Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB, ia tengah berduaan dengan Suardi di wilayah perkebunan yang tak jauh dari jalan poros. Belum lama berduaan, datang Si dan Ek mendekati mereka dan menuding mereka ingin berbuat zina. “Kami tidak melakukan apa-apa. Celana saya langsung ditarik oleh Si,” kata MM.

Bahkan, MM mengaku ia sempat terguling saat Si mencoba mempelorotkan celana jeans berikut celana dalam dari pergelangan kakinya. Setelah itu, Si membuang celana jeansnya sehingga ia hanya bisa berlindung di balik motor sang pacar untuk menutupi bagian sensitifnya. Sebelum menarik celana MM, Si bersama temannya Ek sempat memukul Suardi sehingga Suardi tak berani melindungi MM dari paksaan Si.

“Saya sempat memohon bang, tolong kembalikan celana saya. Tapi celana saya tidak dikembalikan. Malah pacar saya yang berniat menolong malah dipukul. Dia berdua, jadi saya takut,” terang Si.

30 Menit Tanpa Celana

Sekitar 30 menit, MM sama sekali tak mengenakan celana dan hanya duduk di balik motor Honda Supra XX milik Suardi dan sembari menutup dengan caju kaos miliknya. Baru sekitar 30 Menit kakaknya Ergondi datang dan menjemputnya.

“Dua orang itu melihat saya (Si dan Ek,red), makanya saya sangat malu sekarang,” demikian MM.

Sementara itu, Ergondi, kakak MM mengaku tidak senang atas perbuatan Si dan Ek. Bahkan, ia berniat akan melaporkan masalah ini ke polisi karena diduga adiknya sengaja ditelanjangi dan ingin diperkosa. “Nanti akan kita laporkan ke Polisi. Jelas adik saya dicabuli. Memangnya dia (Si dan Ek,red) siapa? Kan tidak berhak LSM atau warga umum menggerebek warga,” tegas Ergondi.

Terpisah, Si dan Ek ketika dikonfirmasi RB mengakui jika dirinya dan Ek mencopot celana MM dan membuang celananya ke pepohonan sawit. Namun, ia mengaku mencopot celana MM karena MM dan Suardi tengah melakukan hubungan suami istri.

“Waktu itu celananya sudah terbuka, hanya memang celana belum copot, masih di pergelangan kaki. Hanya pada saat itu langsung saya tarik, saya buang maksud saya biar ada bukti mereka melukan hubungan intim,” kata Si.

Si juga membantah melakukan pemukulan pada Suadi. Ia mengungkapkan jika dirinya sama sekali tidak berniat “menonton” MM yang ketika itu dalam kondisi tidak bercelana. Bahkan, ia mengaku dirinya bersaudara dengan MM. “Saya tidak berniat apa-apa, makanya saya telepon warga,” demikian Si.

Terpisah, Kapolres BU AKBP. Harries Budiharto, S.Ik, M,Si memalui Kasat Reskrim IPTU. Bobby Kesuma Wardhana, SH mengakui adanya laporan atas nama Suardi. Namun laporan tersebut bukan mengenai aksi penarikan celana. Laporan dari Suadi tersebut mengenai perbuatan tidak menyenangkan karena motornya dirusak dan dirinya dipukul oleh Si dan Ek.

“Laporan mengenai pengerusakan sudah terima. Nanti kalau ada data-data lain saat pemeriksaan akan kita kembangkan,” demikian Bobby. (qia)

sumber : harianrakyatbengkulu.com

Pos ini dipublikasikan di cewek ditelanjangi, cewek ditelanjangi di jalan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s