Berbugil Ria Ramai-Ramai, Siapa Takut ?

Oleh Ellen Eliawaty

SUANBO HOT SPRING
Seperti negara-negara di Asia Timur lainnya yaitu Cina dan Jepang, Korea juga terkenal dengan Hot-Springnya atau Pemandian Air Panas. Jadi kami diajak ke Suanbo, satu kota wisata yang terkenal dengan Hot-Springnya.
Dalam perjalanan darat dengan bus yang memakan waktu cukup lama, kami mampir di toko P & D yang banyak terdapat di sepanjang kiri dan kanan jalan. Toko-tokonya bersih dan teratur serta terawat baik. Mereka menjual aneka makanan, yang basah maupun kering, yang berat maupun ringan, segala jenis mie instan (sepertinya wajib mereka miliki selain beras), buah-buahan dan juga arak (minuman beralkohol). Menjadi semacam tradisi bagi mereka untuk minum arak, mungkin juga untuk mengusir hawa dingin yang menggigit di musim dingin seperti sekarang ini.
Saya tertarik dengan Pier Korea yang besar dan segar. Ternyata setelah dikupas, airnya banyak sekali dan manis… , maklumlah masih segar. Harganya itu lho…. cuma 1,000 won atau sekitar Rp 10,000 per buah.

ONDOL
Malam ini kami diberi kamar tradisional Korea. Kamarnya sederhana tanpa banyak perabot. Di sudut kamar teronggok gulungan kasur tipis yang disebut ONDOL lengkap dengan selimut kapasnya, yang walaupun tebal tapi tidak berat. Anak saya langsung membuka gulungan ondol dan melemparkan diri serta berbaring diatasnya. Dia senang sekali dan berguling-guling sambil tertawa-tawa.
Baginya tidur di lantai dengan ondol sangat menarik. Namun bagi orang tua yang sudah mulai encok, mungkin agak merepotkan untuk bangun dan duduk ataupun tidur di lantai. Aduh, kalau tiap hari tidur begini, pulangnya bisa-bisa lututku gempor dan dikirim ke Orthopedis. Herannya dalam drama Korea, justru orang tua yang masih suka memakai ondol ini. Ruangannya terasa hangat, yang ternyata berasal dari lantai.
Konon di rumah tradisional mereka membakar kayu api di bahwah rumahnya yang berkolong. Ah.. bertambah lagi pengalaman kami merasakan jadi orang Korea.

RAMAI-RAMAI BERBUGIL RIA…
Sejak dari awal kami selalu diingatkan untuk mencobapemandian air panasnya. Kalau tidak, rugi…dan akan menjadi penyesalan berat…. kata sang guide.
Karena penasaran, walaupun sudah pukul 10 malam, saya sendirian pergi juga ke tempat sauna tersebut yang memang terletak di dalam hotel. Ruang sauna pria dan wanita letaknya terpisah.
Sebelum masuk ke ruang mandi, saya harus melapor dulu ke resepsionis. Ternyata ada peraturannya. Kalau mau masuk kedalam, harus melepaskan semua pakaian alias telanjang bulat. Waduh…gawat, nih… saya coba mengintip kedalam, apakah benar seperti itu… Ternyata sangat benar….terlihat anak-anak kecil sampai nenek-nenek bernudis -ria lalu-lalang dengan bebasnya sambil bersenda gurau dan tertawa, ada juga yang duduk berbaris sambil menggosok punggung seperti orang jaman dulu yang memilih kutu di rambut temannya, sambung menyambung menjadi satu…Biarpun sudah larut malam, tapi suasananya ramai sekali. Diwajahnya seakan berkata : “berbugil ria, siapa takut ? “.
Saya jadi teringat sewaktu tinggal di asrama semasa kuliah di Bandung. Kamar mandinya hanya satu ruangan besar dengan bak mandi panjang… jadi mandi ramai-ramai sambil ngobrol juga, enggak beda! Namanya mandi yah… tanpa busanalah. Bagi yang malu…. sekali, terpaksa mengisi ember dengan air dan mandi di wc. Jadi sebenarnya saya tidak harus kaget. Tapi… entah kenapa, rasanya kok lain….. Situasinya persis sama, tapi… pemandangannya itu lho yang berbeda…. Kalau dulu di sekolah yang terlihat adalah yang… eh, ma’af, ranum dan segar….elok dipandang mata ‘bak lukisan sang maestro dunia. Tapi yang ini, sekali lagi minta ma’af….. banyak yang sudah melorot ditarik gravitasi bumi ‘kali yah… Walaupun mereka terlihat PD,sekali, tapi saya yang merasa jengah. Coba tebak, apakah saya berani bergabung dengan mereka.??? Oh, ternyata… dan ternyata, kaki saya mulai bergerak, jangan salah, bukannya maju tetapi perlahan mundur kebelakang…. Wahai alam, siapakah yang mampu melawanmu ?

Korea Selatan – Desember 2002

sumber

Pos ini dipublikasikan di naked in public dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s